Hidayatul Fikri

JANGAN TAKUT BILA ANDA BERJALAN LAMBAT TAPI TAKUTLAH SAAT ANDA BERDIAM DIRI

WEATHER

Jumat, 31 Juli 2009

OSI 7 LAYER

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi ini, International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.

Untuk mengetahui lebih jauh dan detail tentang OSI LAYER Klick Disini Untuk Download

Jumat, 20 Maret 2009

CARA MENSHARING PRINTER

Laporan Produktif





OLEH :

Hidayatul Fikri (13)/X TKJ 1

PEMBIMBING :

GABRIEL WAO, ST


PEMERINTAH KABUPATEN PASURUAN
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 PURWOSARI
Jl.Raya Purwosari Telp. (0343) 613747 Fax (0343) 624367
Purwosari-Pasuruan 67162



Bab 1
Pendahuluan


1.Latar Belakang

Sejak dulu, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia
juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam
penghitungan dan pengolahan data agar bisa mendapatkan hasil lebih cepat.
Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek
kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih
dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di
kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang
menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang
menghubungkan berbagai tempat di dunia.
Internet (Inter-Network) merupakan sekumpulan jaringan komputer yang
menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk layanan
telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di
seluruh indonesia. Layanan internet memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat,
karena menawarkan beberapa daya tarik atau keunggulan dibandingkan media lain.
Keunggulan tersebut diantaranya komunikasi murah, sumber informasi besar,
tantangan baru untuk berusaha, keterbukaan tanpa sensor dan jangkauan yang tidak
terbatas.



2.Tujuan

a.Tujuan Umum
Adapun tujuan umum penulisan laporan ini adalah :
    1.Untuk dapat melakukan sharing printer dengan benar
    2.Untuk mengenal dan mempelajari lebih jauh mengenai koneksi internet
    3.Untuk mendapatkan gambaran mengenai sharing printer

b.Tujuan Khusus

Adapun tujuan khusus penulisan karya tulis ini adalah :
   1.Untuk menambah nilai tugas produktif
   2.Untuk menambah pengalaman dalam penulisan laporan
   3.Untuk menambah wawasan pengetahuan


                                                                          Bab 2

                                                                   Pembahasan

Sebelum kita mensharing printer, terlebih dahulu kita harus mengkonfigurasi jaringan pada komputer kita dengan network setup wizard.caranya adalah sebagai berikut:

Dari start kita pilih Start > control panel > Network Connection > Network Conection maka akan muncul menu seperti di bawah ini



Kemudian Klick kanan pada Conection > dan pilih Properties




Kemudian Pilih Internet Protocol dank klick Properties




Kemudian Pilih use the Following IP Adrress Kemudian isi IP address, subnet mask, default gateway, dan DNS dengan benar



Lalu klick OK




emudian centang tanda Show icon > close




Bila tidak ada kendala atau masalah maka lakukan ping dengan cara masuk pada Commond Prompt dengan cara klick start > Run > ketik cmd



Lakukan Ping dengan cara ketik ping 192.168.4.2 bila keluar perintah reply berarti berfungsi dengan baik



Kemudian klick start > Klick Printer And Faxes




Kemudian Klick Add Printer



Kemudian muncul Add Printer Wizard > Klick Next




Lalu Pilih Network Printer > Klick Next




Lalu Pilih Browse a Printer > Klick Next



Lalu Pilih Jenis Printer Yang sesuai dengan server lalu klick Next



Kemudian pilih yes untuk menggunakan printer tersebut dan klick Next




Kemudian akan muncul laporan tentang printer lalu klick Finish



Printer yang sudah tersharing akan muncul sebagai berikut






Bab 3. Penutup


Kesimpulan


Dalam melakukan Sharing Printer pastikan komputer sudah terhubung dengan jaringan LAN. Untuk mengatur jaringan LAN, dapat melakukan setting pada Internet Connection.

Senin, 12 Januari 2009

DIREKTORI LINUX & KERNEL

Penjelasan Struktur Direktori Linux

Struktur direktori Linux atau sistem yang mirip seperti Unix sangat menyulitkan untuk pemakai baru, terutama bila ia baru saja bermigrasi dari Windows. Pada Windows, semua program meng-install data mereka pada direktori “Program Files.” Hal seperti ini tidak terjadi di Linux. Sistem direktori mengkategorikan semua data file yang di-install. Berikut adalah keseluruhan struktur beserta apa yang dimuatnya:

/ - Root direktori yang membentuk basis sistem file. Semua file dan direktori secara logis ada didalam root direktori tidak perduli dengan lokasi fisik mereka.

/bin - Memuat program yang dapat dieksekusi yang merupakan bagian dari sistem operasi Linux. Banyak perintah Linux seperti cat, cp, ls, more, dan tar terletak pada /bin.

/boot - Memuat Linux Kernel dan file lain yang dibutuhkan LILO dan GRUB boot manajer.

/dev - Memuat semua file perangkat keras. Linux memperlakukan semua perangkat keras komputer seperti sebuah file yang spesial. Semua file seperti ini terletak di /dev.

/etc - Memuat semua sistem konfigurasi file dan skrip instalasi pada /etc/rc.d sub direktori.

/home - Direktori Home menyimpan semua direktori home user.

/lib - Memuat file library, termasuk modul driver yang dapat diisi pada sistem boot.

/lost+found - Direktori untuk file yang hilang. Semua partisi disk memiliki direktori lost+found.

/media - Direktori untuk mounting removable media seperi drive CD-ROM, floopy disk dan zip drive.

/mnt - Direktori untuk mounting filesistem sementara.

/opt - Data - data instal/copy untuk aplikasi opsional .

/proc - Direktori istimewa untuk sistem file virtual. Ia mencakup informasi mengenai berbagai aspek sistem Linux.

/root - Direktori Home untuk root user.

/sbin - Memuat file administrasi yang dapat dieksekusi seperti mount, shutdown, umount.

/srv - Memuat data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan sistem.

/sys - Direktori spesial yang memuat informasi mengenai perangkat keras seperti yang terlihat oleh Linux.

/tmp - Direktori yang digunakan untuk menyimpan data sementara. Isi dari direktori ini dibersihkan setiap sistem boot.

/usr - Memuat sub direktori untuk banyak program seperti sistem X Windows.

/usr/bin - Memuat file yang dapat dieksekusi untuk banyak perintah Linux yang bukan merupakan bagian dari OS Linux.

/usr/include - Memuat file - file header dari bahasa pemrograman C dan C++.

/usr/lib - Memuat file - file library untuk bahasa pemrograman C dan C++.

/usr/local - Memuat data lokal. Ia memuat direktori yang sama seperti /usr.

/usr/sbin - Memuat perintah - perintah administratif.

/usr/share - Memuat data yang dipakai oleh banyak user sekaligus, seperti file konfigurasi default, gambar dan dokumentasi.

/usr/src - Memuat source codeuntuk Linux kernel.

/var - Memuat bermacam sistem file seperti log, direktori mail, print dan lain - lain. Yang sering kali terus berubah isinya.

/var/cache - Area penyimpanan untuk cache data berbagai aplikasi.

/var/lib - Memuat informasi tentang status aplikasi - aplikasi yang ada. Aplikasi memodifikasi direktori ini saat mereka bekerja.

/var/lock - Memuat file yang dikunci agar hanya dapat dipakai oleh satu aplikasi saja.

/var/log - Memuat log dari aplikasi yang berbeda.

/var/mail - Memuat email pemilik.

/var/opt - Memuat data variabel untuk paket yang disimpan di direktori /opt.

/var/run - Memuat data yang menjelaskan sistem sejak pertama kali dijalankan.

/var/spool - Memuat data yang menunggu untuk diproses.

/var/tmp - Memuat file sementara, isi direktori ini tidak dihapus saat sistem dimatikan.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN KERNEL ?

Kernel, kernel itu adalah inti dari linux, kadang orang menyebut linux adalah kernel, kernel adalah baris-baris program inti dari sebuah operating system. Windows juga mempunyai sebuah kernel, tapi karena sifatnya tertutup, maka kernel dari si windows susah untuk di lacak. Setiap sistem operasi pasti punya kernel
Di linux, kernel bebas kita dapatkan, nama file nya kira-kira seperti dibawah ini :
linux-2.6.22.2.tar.bz2

Kernel juga selalu di update, selalu diperbaiki untuk menjaga kestabilan dan kehandalan system. Dari membaca versi kernel kita sebenarnya bisa mengetahui apakah kernel ini stabil atau masih dalam pengembangan.

Kita tahu bahwa linux itu sangat banyak, direlease dalam berbagai macam versi atau distro. Sebenarnya di antara distro-distro tersebut, kernelnya pasti sama (intinya pasti sama). Yang membedakan antara distro-distro tersebut hanyalah software pelengkap, atau fitur-fitur tambahan. intinya sama tapi pembungkusnya beda...kira2 itulah hubungannya kernel dengan distro.

kemampuan linux untuk mengenali perangkat keras juga ditentukan oleh kernel, kalau kernelnya masih versi lama, pasti kurang hardware yang dia kenal. kernel juga bertugas mengatur penjadwalan prosesor, menajamen memori, mengatur hubungan antara software aplikasi, hubungan antara eksekusi program dan segala proses penting dari sebuah sistem operasi .

Senin, 08 Desember 2008

Anda Lupa Pasword ?

Menggunakan linux suse berbasis text

Jika lupa password user

kalo lupa password user di suse
coba pake live cd apa aja yang penting bisa untuk mount partisi
masuk sebagai root pada live cd yang anda gunakan
root (#) jangan lupa karena root yang bisa melakukan perubahan
setelah dimount, masuk ke folder tempat partisi tersebut di mount
buka file yang ada di /etc/psswd/
kalau ada file yang isi dan nama user didalam file:
contoh : root:asdoi98777:x:sh
hilangkan tanda x nya saja sesuai dengan nama user yang anda lupa passwordnya
setelah itu save
kalau berhasil , kemudian ketikan passwdnya:
contoh: #passwd pasword_baru
berarti password masuk kedalam memory computer dan masuk kepartisi yang di mount tadi.
setelah itu restart computer,, masuk ke os suse nya.
contoh : login : root
password: {masukan pasword yang anda ubah tadi1}misal asdoi98777
kalo berhasil buka kembali file /etc/psswd/ yang telah anda edit itu
tambahkan atribut x kembali agar passwordnya aktif kembali.
Selesai password baru yang anda buat siap digunakan pada os linux suse.



Jika lupa password root.

Kalau kita lupa password root
Pertama coba anda restart computer anda
Kemudian anda masuk os linux suse kemudian anda login
Setelah itu anda ketik : passwrd root
Kemudian muncul kata “ new entry password “ masukkan password yang baru missal : TKJ
Lalu muncul lagi “ confirm password “ anda masukkan password yang baru anda ketik.
Kemudian tekan enter
Sekarang coba anda ketik su kemudian tekan enter
Selanjutnya masukkan password yang baru anda ubah tadi, kemudian tekan enter.
Maka anda sudah masuk menjadi root.

Senin, 24 November 2008

Perintah Dasar Linux SuSE

1. Cara membuat user baru : user add (NAMA USER)
2. Cara menghapus user : userdel (NAMA USER)
3. Cara membuat group : groupadd (NAMA USER)
4. Cara menghapus group : groupadd (NAMA USER)
5. Untuk masuk menu yast : ketik “yast”
6. Membuat direktori baru : mkdir (NAMA USER)
7. Untuk melihat foldernya : ketik “ls” kemudian cari (NAMA USER)
8. Untuk menghapus folder : rmdir (NAMA USER)
9. Untuk melihat isi directory : missal ls /home/instruktur/documents/
10. Menghapus layar : “clear”
11. Untuk bantuan membuat banyak directory : man mkdir
12. Untuk kembali ke menu sebelumnya dari man : esc kemudian enter lalu Q
13. Cara membuat banyak directory pada satu folder : missal, mkdir –p smknpur/TI/xtkj1/siswa
14. Untuk masuk folder pada terminal : missal cd /home/instruktur/smknpur/
15. untuk kembali ke folder sebelumnya : “cd..”
16. untuk kembali ke folder awal : “cd”
17. untuk menghapus banyak folder dalam satu folder : missal rm –rf (NAMA USER)
18. untuk menjadi root : “su” kemudian masukkan passwordnya
19. mengedit teks yang kita buat : vi /home/instruktur/data1.odt
kemudian tekan I untuk masuk menu insert atau bisa mengedit teks tadi.
20. untuk kembali tekan esc dua kali.
21. untuk menulis hasil teks yang kita buat tadi tekan SHIFT :kemudian w
kemudian q kemudian enter.
22. untuk melihat yang ditulis : cat /home/instruktur/documents/data1.odt
23. untuk membuat teks : ketik “touch” kemudian cari folder yang akan dibuat
penyimpanan missal : /home/instruktur/documents/test.odt
24. mengubah nama file dan format file : mv data1.odt xtkj1.txt
25. untuk mengcopy file : cp /home/instruktur/
26. untuk memindah file : mv /home/datasmk/

Selasa, 11 November 2008

CARA MENGINSTAL OPERATING SYSTEM

KATA PENGANTAR

Pemanfaatan komputer sebagai sebuah sarana pengembangan pemelajaran saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan utama. Hal ini didasarkan kepada beberapa faktor, yaitu :
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar terhadap tatanan dan cara hidup manusia. Setiap jenis pekerjaan dituntut untuk dapat dikerjakan dengan cara yang cepat dan tepat dan solusi terbaik adalah penggunaan Teknologi Informasi.
Dunia industri sebagai pelaku ekonomi sudah memandang penting penggunaan teknologi informasi karena teknologi ini merupakan suatu kebutuhan bagi mereka untuk mencapai efisiensi dan efektifitas kerja.
Komputer sebagai salah satu perangkat pendidikan.
Perkembangan teknologi ini juga berimplikasi terhadap penyiapan tenaga kerja yang siap untuk menggunakan teknologi ini.Pendidikan, utamanya pada SMK bertujuan untuk menghasilkan tenaga yang terdidik dan terlatih di berbagai bidang maka pengetahuan komputer mutlak diberikan kepada peserta diklat, agar mereka dapat bersaing di dunia kerja yang telah memanfaatkan teknologi ini.
Oleh sebab itu, makalah ini disusun untuk memberikan pengetahuan dasar tentang beberapa ketrampilan untuk menginstal OS, Hardware tambahan, Periperal tambahan
Akhirnya, tidak lupa penulis memanjatkan rasa syukur ke hadirat Ilahi dan menyampaikan terima kasih pada berbagai pihak yang telah banyak membantu atas tersusunnya modul ini.

Mengingat ketidaksempurnaan yang ada di sana sini, penulis juga akan sangat berterima kasih apabila pembaca dapat memberikan masukan dan saran demi kesempurnaan modul ini di masa yang akan datang.










Instalasi Opersi Sistem
( Linux Suse )
Linux bukan saja sekedar sistem operasi alternatif. Bersama-sama dengan gerakan Open Sourcenya Linux menjadi suatu fenomena yang cukup revolusioner pada penghuhung milenium ini. Tidak saja dari segi teknologi belaka, akan tetapi juga dari paradigma pengembangan sistem, cara pandang, model bisnis, cara berkolaborasi dan juga kesempatan yang ada. Untuk memahami mengenai fenomena ini dan mengambil manfaat sebesar-besarnya, tidak ada salahnya para pengguna komputer di Indonesia mencoba memanfaatkan Linux sebagai platform masa depannya. Di samping kinerjanya yang tinggi ditambah harganya yang murah serta kebebasan yang ditawarkan dan kesempatan menjadi pengembang perangkat lunak dunia yang terbentang luas sepertinya sangat disayangkan bila para praktisi komputer di Indonesia melewatkannya.
Untuk mencoba Linux, para pengguna komputer memerlukan instalasi Linux di sistem komputer mereka. Instalasi Linux sering dikeluhkan oleh para pengguna sebagai sesuatu hal yang sulit. Hal tersebut sebenarnya kuranglah tepat, karena kesulitan ini sebetulnya ditimbulkan oleh perbedaan kebiasaan yang dimiliki oleh para pengguna yang sebelumnya memiliki latar belakang sistem operasi lainnya. Di samping itu, kebiasaan mengabaikan beberapa hal dasar yang penting dalam dokumentasi menimbulkan kesulitan proses instalasi. Memang diakui kekurangan dokumentasi dan petunjuk instalasi dalam bahasa Indonesia menimbulkan sedikit halangan bagi para calon pengguna Linux. Dengan ketersediaan bahasa Indonesia sejak Linux SuSE 6.0. pada program instalasi dan administrasi diharapkan memudahkan pengguna di Indonesia untuk memanfaatakan Linux. Petunjuk instalasi berikut ini menggunakan Linux SuSE 6.1 versi evaluasi.



Kriteria instalasi Linux suse
Kebutuhan Sistem

Linux SuSE 6.3 dengan sistem X Window terpasang, membutuhkan prosesor (minimal) 486DX dengan RAM 32MB, dan ruang harddisk 600MB, lengkap dengan mouse dan kartu VGA yang bisa menampilkan warna minimal 256 warna. Menginstall Linux tanpa X Window memang akan meminimalkan kebutuhan sistem, tetapi hal ini tidak disarankan karena Anda hanya bisa bekerja dalam modus teks.

Persiapan Sebelum Instalasi

Untuk mencatat setting perangkat keras dalam komputer Anda, pertama-tama klik kananlah icon My Computer dan pilih Properties. Lalu pilih lembar Device Manager. Setelah itu, pilih setiap peranti yang Anda ingin catat settingnya, utamanya setting mouse, kartu VGA, dan monitor Anda.

Untuk mouse, catatlah koneksi yang dipakainya--apakah mengunakan port komunikasi (COM1 atau COM2) atau port lainnya. Lalu tutuplah Device Manager jika Anda telah selesai.

SuSE 6.3 mendukung booting dari CD-ROM. Jadi jika komputer Anda bisa melakukan booting dari CD-ROM secara langsung, Anda tidak perlu menyiapkan disket startup. Namun jika komputer Anda hanya bisa melakukan booting dari disket atau harddisk, Anda harus menyiapkan disket startup Windows (untuk para pengguna Windows 95, pastikan bahwa dalam disket startup Anda sudah terdapat driver CD-ROM). Jangan lupa untuk membackup semua data penting Anda untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.




Untuk mengetahui apakah komputer Anda bisa membooting dari CD-ROM atau tidak, lakukan langkah berikut. Pertama, restartlah komputer Anda. Lalu tekan tombol Del atau tombol lain yang sesuai saat komputer Anda melakukan pemeriksaan memori untuk masuk ke menu Setup BIOS. Umumnya, Anda bisa memilih menu BIOS Feature Setup, lalu memilih pilihan Boot Sequence. Dengan tombol Page Up atau Page Down, ubah-ubahlah konfigurasi yang ada sampai pilihan CD-ROM ditampilkan pada bagian paling depan. Anda bisa menyimpan konfigurasi ini dan meneruskan proses instalasi dengan memasukkan CD SuSE ke dalam CDROM. Namun jika pilihan Boot Sequence tidak menampilkan CD-ROM, berarti komputer Anda harus menggunakan disket boot untuk meneruskan instalasi. Untuk itu, pilihlah A sebagai tempat booting sistem. Lalu simpan konfigurasi tersebut dan restartlah.















Cara menginstal Linux SuSe

1. Masukkan DVD Linux SuSe
2. Atur Bios agar masuk from CD
3. Setelah masuk linux SuSe pilih instalasi tunggu sampai loading linux kernel selesai






4. Pilih Bahasa dengan bahasa Indonesia, tandai persetujuan yang ada. Dan klick lanjut




5. Tunggu sampai Sytem Probing Selesai



6. Kemudian muncul tamilan mode instalasi, selanjutnya pilih instalasi baru. Dan klick lanjut



7. Akan muncul tampilan jam dan zona waktu, kemudian pilih daerah dan zona waktu yang sesuai, klick lanjut



8. Pada tampilan desktop selection pilih tampilan sesuai dengan selera anda, klick lanjut



9. Pada tampilan suggested partitioning pilih partition based kemudian klick cread partition setup



10. Pada preparing hard disk setup 1 pilh custom partitioning ( for exspert ), Klick lanjut


11.Pada expres partitioning pilih /dev/sda 1 kemudian klick create pilih primary partitioning klick ok


12. Pada format file sytem pilih swapm pada start sylinder tulis 2000 pada end tulis +1M dan pada mount point swap pilih ok

13. Create pada /dev/sda 2 pilih primary partition,pada mountpoint pilih /kemudian pilih ok, akan muncul tampilan selanjutnya langsung tekan ok


14. Create pada /dev/sda 3 pilih primary, pada mount point pilih /home, kemudian Klick ok

15. Secara otomatis akan kembali ke suggested partitioning, klick lanjut


16. Masukkan nama dan password, Klick next



17. Akan muncul setting instalasi kemudian pilih instalsi



18. Pada menu dibbawah ini klick install




19. tunggu instalasi hingg selaesai







CARA MENGINSTAL DUAL BOOTING

1. Hidupkan Komputer
2. Masukkan CD Windows XP ke CD-ROOM
3. Tekan “del” untuk masuk ke menu SETUP/BIOS
4. Setting agar CD-ROOM boot yang petama
5. Tunggu sebentar, sampai dengan booting pada CD selesai
6. Setelah jendela Windows SetUp muncul lalu tekan “ENTER” untuk menginstal
7. Disitu akan muncul perjanjian dan peringatan mengenai Windows XP, setelah itu tekan F8 untuk menyatakan bahwa telah setuju dengan perjanjian itu.
8. Kemudian muncul jendela yang berisi Hard Disk yang berpartisi
9. Tekan “ENTER” pada drive C
10. Setelah itu pilih “ LEAVE THE CURRENT FILE SYSTEM INTACT (NO CHANGES)” lalu “ENTER”
11. Pilih “USE A DIFFERENT FOLDER” lalu tekan “ENTER”
12. Setelah itu muncul jendela yang meminta saudara untuk mengisi nama dari OS tsb ( ganti tulisan WINDOWS dengan tulisan WINXP) lalu tekan “ENTER”
13. Tunggu proses instalasi dan computer akan reboot dengan sendirinya
14. Windows akan melakukan instalasi selanjutnya
15. Dalam instalasi tersebut, terdapat prosedur yang harus di ikuti
16. Masukkan lisensi produk / serial number, lalu klik NEXT
17. Finishing installation